Akpar Majapahit - Go International - MOU dengan Fundacao Cristal Timorleste

Sepakat Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan


      AKPAR Majapahit terus melebarkan sayapnya terkait dengan rencana lembaga pendidikan itu untuk go international. Setelah menjajaki kerjasama dengan At-Sunrice Global Chef Academy dari Singapura, kembali  Akpar Majapahit menandatangani kerjasama bidang pendidikan dan pelatihan dengan pihak Fundacao Cristal, sebuah yayasan pendidikan mulai SD, SMP, SMA hingga institute dan pusat pelatihan di Estrada de Balide, Dili, Timor Leste.
 
      MoU dengan Akpar Majapahit ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang terjalin sebelumnya ketika tim dari Tristar Group diminta menjadi instruktur dalam melatih warga Timor Leste tentang culinary, patiseri, dan berbagai aplikasi teknologi tepat guna yang berhubungan dengan tourism  industry (pariwisata dan perhotelan). 

      Seiring berjalannya waktu dan keberadaan Akpar Majapahit di bawah Yayasan Eka Prasetya Mandiri, maka Fundacao Cristal dan CCS Group sepakat untuk menuangkannya dalam sebuah naskah kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU-nya sendiri telah dilakukan di Dili pada tanggal 5 Februari 2013. Akpar Majapahit diwakili Ir Juwono Saroso, sedangkan dari pihak Fundacao Cristal diwakili Agostinho Dos Santos Goncalves, Direktur Eksekutif-nya dan dari pihak CCS Group diwakili Rui Costa.

 
      Setelah MoU diteken, pihak Fundacao Cristal mengirim delegasi ke Agostinho Dos Santos Goncalves bersama dua anggota timnya melakukan kunjungan kerja sehari ke kampus Akpar Majapahit dan melihat langsung kegiatan belajar mengajar mahasiswa dan dosen Akpar Majapahit di Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya pada Senin (11/2).
 
      Usai keliling kampus ditemani Pembina Yayasan Akpar Majapahit Ir Juwono Saroso, Agostinho Dos Santos Goncalves mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Akpar Majapahit karena ia melihat bahwa lembaga ini merupakan salah satu institusi yang excellent dan  layak untuk ditiru visi, misi dan program kerjanya.
 
      Pasalnya, dirinya ingin mencetak sumber daya manusia (SDM) Timor Leste yang piawai dalam menerjuni bisnis kepariwisataan (tourism), yang diyakini bakal menjadi andalan sebagai sumber devisa Negara. Dengan paradigma baru ini, pihaknya optimistis bahwa SDM Timor Leste kelak siap menggarap tourism industry di negaranya sendiri seperti sukses Bali yang menjadi ikon dalam dunia industri kepariwisataan.
 
      Dari penjelasan pihak Akpar Majapahit, dirinya juga sepakat jika keinginan mencetak SDM pariwisata ini harus didukung dengan materi pelatihan yang memadai, yakni praktik 60 persen dan teori 40 persen. Untuk fokus di bidang yang satu ini, maka Fundacao Cristal maupun CCS Group juga harus fokus menggarap segmen tersebut secara terintegrasi dari hulu sampai hilir.
 
      Kerjasama dengan Akpar Majapahit meliputi tukar menukar mahasiswa dan dosen, mengirimkan mahasiswa berprestasi (beasiswa) dan dosen belajar dan ikut training di Surabaya hingga membuka kursus/pelatihan non formal maupun pendidikan formal dengan melibatkan tim dari Akpar Majapahit. Sementara itu, pihaknya akan membantu Akpar Majapahit –jika ingin ekspansi ke Timor Leste-- dalam mengurus semua perizinannya.
                                                                                                              
      ”Dari kerjasama ini, kamin ingin lulusan Fundacao Cristal menjadi orang-orang yang mandiri dan menjadi entrepreneur (pengusaha) dan membantu pemerintah Timor Leste membuka lapangan kerja,”  terang Agostinho. Karena itu setelah pulang dari Indonesia, pihaknya langsung melaporkan hasil kunjungan ini kepada Menteri Muda Sosial Urusan Pembinaan Tenaga Kerja (Sepvope).
 
      Pembina Yayasan Ekaprasetya Mandiri Ir Juwono Saroso disela kesibukannya mendampingi tamu dari Timor Leste menuturkan, kedatangan delegasi dari Timor Leste ke Surabaya ini untuk melihat langsung fasilitas yang dimiliki kampus Akpar Majapahit, sekaligus membuktikan sendiri apa saja yang tersedia di Grha Tristar.
 
      Selama kunjungan ke kampus Akpar Majapahit, pihaknya mengajak delegasi dari Timor Leste meninjau fasilitas belajar mengajar Akpar Majapahit, mulai ruang kuliah ber-AC dan tempat praktik yang representative. Pihaknya juga mengajak tamunya itu melihat langsung fasilitas penunjang perkuliahan seperti lab tour planning & guiding, lab front office, lab bartending, lab housekeeping, lab  laundry, ruang perpustakaan, fasilitas wi-fi untuk internetan.
 
      Tamu dari Timor Leste itu juga menyempatkan diri untuk melihat kesibukan karyawan di ruang receptionist, front office, ticket counter, café, toko bahan kue, dapur pastry dan culinary berstandar internasional, lobi yang luas dan nyaman. (ahn)
Kategori: